🧠 Berita RSPON – Sterilisasi sentral merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Pengelolaan instrumen medis yang dilakukan secara tepat, mulai dari proses dekontaminasi, pembersihan, pengemasan, sterilisasi, penyimpanan, hingga distribusi, diperlukan untuk mencegah terjadinya infeksi dan memastikan instrumen siap digunakan secara aman. Oleh karena itu, setiap tahapan proses sterilisasi perlu dilaksanakan secara terstandar, konsisten, dan terdokumentasi dengan baik.
Seiring dengan meningkatnya tuntutan terhadap mutu pelayanan kesehatan, unit sterilisasi sentral dituntut memiliki sumber daya manusia yang kompeten serta mampu menerapkan prinsip dan prosedur sterilisasi sesuai standar yang berlaku. Pemahaman yang baik mengenai pengelolaan alat, metode sterilisasi, pemantauan proses, pengendalian mutu, serta keselamatan kerja menjadi faktor penting dalam menjamin efektivitas proses sterilisasi. Guna memaksimalkan pemanfaatan teknologi digitalisasi dalam tata kelola sterilisasi instrumen medis di lingkungan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta), diadakan bimbingan teknis terhadap sistem dokumentasi sterilisasi sentral pada Senin, 31 Agustus 2026 di Ruang Rapat VVIP Lt. 11 Gedung A yang dibuka oleh Yenni Safitri, SKM., MKM selaku Spv. Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan. 
Bimbingan Teknis Sterilisasi Sentral ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi petugas dalam melaksanakan tata kelola sterilisasi secara optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keseragaman penerapan prosedur, memperkuat sistem pengendalian mutu dan ketertelusuran proses, serta mendukung terciptanya pelayanan sterilisasi yang aman, efektif, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien di RSPON Mahar Mardjono Jakarta. (mfy/humas)

Share:

Tags: RSPON, Berita

admin.rspon.go.id
Tim Humas RSPON