-
- 🧠Berita RSPON – Dalam rangka memperingati Hari Lansia Sedunia, Hari Kesehatan Mental Sedunia, Hari Stroke Sedunia, dan Hari Kesehatan Nasional, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) menyelenggarakan Seminar Awam Nasional World Stroke Day pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Lantai 13 Gedung B RSPON dan melalui Zoom, kegiatan tersebut membahas mengenai pencegahan stroke berulang serta pentingnya menjaga kesehatan mental setelah stroke.
- Dalam pemaparannya Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.N(K) menyampaikan materi bertajuk “Stroke Berulang Dapat Dicegah: Kenali, Kendalikan, dan Tetap Aktif”. Beliau menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda stroke melalui metode FAST (Face, Arms, Speech, Time) serta mengendalikan faktor risiko seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Sementara itu, dr. Adrian, Sp.KJ melalui materi “Tidak Apa-Apa Merasa Sedih, Mari Bangkit Perlahan” membahas dampak emosional pasca stroke, termasuk rasa sedih, cemas, hingga depresi. Keluarga diimbau memberikan dukungan melalui empat langkah, yaitu Dengar, Tenangkan, Kuatkan, dan Bantu.
- Melalui kegiatan ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta mendorong masyarakat dan keluarga untuk berperan aktif dalam mencegah stroke berulang sekaligus mendukung pemulihan kesehatan mental penyintas. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bahwa pemulihan pasca stroke tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan psikologis dan keluarga secara berkelanjutan. (S.A/humas)